Manajemen Risiko - 18 August 2011 - Consultant - Training - Workshop ISO Standard Jakarta
Consultant for Your Business
Login form
Calendar
«  August 2011  »
SuMoTuWeThFrSa
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031
Our poll
Rate my site
Total of answers: 28
Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0
Monday, 05.Dec.2016, 5:29 PM
Main » 2011 » August » 18 » Manajemen Risiko
10:14 AM
Manajemen Risiko

Consultant - Training - Workshop Manajemen Risiko



Sejarah Manajemen Risiko

Bukti sejarah tertua terkait pengelolaan risiko dapat ditemukan pada Piagam Hammurabi (codex Hammurabi), yang dibuat pada tahun 2100 sebelum masehi. Piagam tersebut mencantumkan peraturan dimana pemilik kapal dapat meminjam uang untuk membeli kargo namun bila dalam perjalanan kapalnya tenggelam atau hilang, ia tidak perlu mengembalikan uang pinjaman tersebut. Masa ini disebut sebagai zaman pertama manajemen risiko, di mana perusahaan hanya melihat risiko non-entrepreneurial (seperti misalnya keamanan).

Tahun 1970-an dan 1980-an disebut sebagai zaman kedua manajemen risiko di mana perusahaan-perusahaan asuransi mulai berusaha mendorong pengusaha untuk benar-benar menjaga barang yang diasuransikan. Pada masa ini juga lahir konsep jaminan mutu (quality assurance) yang menjamin setiap produk memenuhi spesifikasi standarnya. Konsep ini dipopulerkan oleh British Standards Institution yang meluncurkan standar kualitas BS 5750 pada tahun 1979.

Pada tahun 1993, James Lam diangkat menjadi Chief Risk Office, yang merupakan jabatan CRO pertama di dunia. Zaman ketiga manajemen risiko dimulai tahun 1995 dengan diterbitkannya AS/NZS 4360:1995 oleh Standards Australia of the World's Risk management Standard.


Pengertian Manajemen Risiko

Manajemen risiko  adalah suatu pendekatan terstruktur dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman, dan juga merupakan suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk : Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya resiko tersebut dan  mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya. Strategi yang dapat diambil antara lain adalah memindahkan risiko kepada pihak lain, menghindari risiko, mengurangi efek negatif risiko dan menampung sebagian atau keseluruhan konsekuensi dari risiko tertentu.

Manajemen risiko tradisional berfokus pada risiko-risiko yang timbul oleh penyebab fisik atau legal (seperti bencana alam, kebakaran, kematian, serta tuntutan hukum). Manajemen risiko keuangan berfokus pada risiko yang dapat dikelola dengan menggunakan instrumen-instrumen keuangan.


Sasaran dari pelaksanaan manajemen risiko adalah untuk mengurangi risiko yang berbeda-beda yang berkaitan dengan bidang yang telah dipilih pada tingkat yang dapat diterima oleh masyarakat. Hal ini dapat berupa berbagai jenis ancaman yang disebabkan oleh lingkunganteknologimanusiaorganisasi dan politik. Di sisi lain pelaksanaan manajemen risiko melibatkan segala cara yang tersedia bagi manusia, khususnya bagi entitas manajemen risiko (manusia, staff, dan organisasi). Dalam perkembangannya risiko-risiko yang dibahas dalam Manajemen risiko dapat diklasifikasi menjadi :

- Risiko Operasionalrisiko yang berhubungan dengan operasional perusahaan.

- Risiko Hazardrisiko yang berhubungan dengan proses suatu aktivitas atau pekerjaan

yang bersifat kualitatif.

- Risiko Finansial, risiko yang disebabkan oleh kegiatan atau aktivitas yang berpengaruh

kepada keuangan.

- Risiko Strategik, risiko yang disebabkan oleh kesalahan perencanaan strategik.

Hal – hal diatas menimbulkan ide untuk menerapkan pelaksanaan Manajemen Risiko Terintegrasi Korporasi (Enterprise Risk Management). Manajemen Risiko dimulai dari proses identifikasi risiko, penilaian risiko, mitigasi,monitoring dan evaluasi.


Risiko berhubungan dengan ketidakpastian, hal ini terjadi oleh karena kurang atau tidak tersedianya cukup informasi tentang apa yang akan terjadi. Sesuatu yang tidak pasti (uncertain) dapat berakibat menguntungkan atau merugikan. Menurut Wideman, ketidak pastian yang menimbulkan kemungkinan yang menguntungkan dikenal dengan istilah peluang/opportunity, sedangkan ketidak pastian yang menimbulkan akibat kerugian dikenal dengan istilah risiko /risk.

Secara umum risiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang dihadapi seseorang atau perusahaan dimana terdapat kemungkinan yang merugikan. Bagaimana jika kemungkinan yang akan dihadapi dapat memberikan keuntungan yang sangat besar sedangkan kalaupun terjadi kerugian yang akan ditanggung, kemungkinannya hanya kecil sekali? Misalnya membeli lotere, jika beruntung maka akan mendapat hadiah yang sangat besar tetapi jika tidak beruntung uang yang digunakan membeli loterei yang relatif kecil. Apakah ini juga tergolong Risiko? jawabannya adalah  : hal ini juga tergolong risiko selama mengalami kerugian walau sekecil apapun.

 

Risiko dapat dikategorikan ke dalam dua bentuk :

1. Risiko spekulatif

Risiko spekulatif adalah suatu keadaan yang dihadapi perusahaan yang dapat memberikan keuntungan dan juga dapat memberikan kerugian. Risiko spekulatif sering dikenal dengan istilah risiko bisnis (business risk). Seseorang yang menginvestasikan dananya disuatu tempat akan menghadapi dua kemungkinan. Kemungkinan pertama investasinya akan menguntungkan atau malah sebaliknya yaitu investasinya mengalami kerugian. Risiko yang akan dihadapi seperti hal tersebut adalah risiko spekulatif. Sehingga dapat artikan bahwa Risiko spekulatif adalah suatu keadaan dimana terdapat kemungkinan yang memberikan keuntungan dan juga dapat menimbulkan kerugian.

2. Risiko murni

Risiko murni (pure risk) adalah sesuatu yang hanya dapat berakibat merugikan atau tidak terjadi apa-apa dan tidak mungkin menguntungkan. Salah satu contoh adalah kebakaran, apabila perusahaan mengalami kebakaran, maka perusahaan tersebut akan menderita kerugian. Kemungkinan yang lain adalah tidak terjadi kebakaran. Dengan demikian kebakaran hanya menimbulkan kerugian, bukan menimbulkan keuntungan, kecuali ada unsur kesengajaan untuk membakar dengan maksud-maksud tertentu. Salah satu cara untuk menghindari risiko murni adalah asuransi, dan dengan demikian besarnya kerugian dapat diminimalisasi. Itu sebabnya risiko murni kadang dikenal dengan istilah risiko yang dapat diasuransikan atau insurable risk.

3. Risiko fundamental

Risiko fundamental adalah risiko yang sebab maupun akibatnya impersonal (tidak menyangkut seseorang) dimana kerugian yang timbul dari risiko yang bersifat fundamental biasanya tidak hanya menimpa seseorang individu melainkan menimpa banyak orang. Risiko yang sifatnya fundamental dapat timbul misalnya dari:

- Sifat masyarakat dimana kita hidup

- Dari peristiwa-peristiwa phisik phisik tertentu yang terjadi diluar kendali manusia.

4. Risiko khusus

Risiko khusus dimana risiko ini disebabkan oleh peristiwa-peristiwa individual dan akibatnya terbatas.


Silahkan kunjungi blog kami : http://www.sien-consultant.blogspot.com

and this link : http://digg.com/d38MASV


atau

Call us : 021-33000177 begin_of_the_skype_highlighting            021-33000177      end_of_the_skype_highlighting           0818-0632 3270      end_of_the_skype_highlighting or mail to : anti@sienconsultant.com

Views: 8336 | Added by: Anti | Tags: manajemen risiko, iso 31000, workshop, Increase Productivity, Training, Increase Gain Profit, Consultant | Rating: 0.0/0
Total comments: 1
1  
锘匡豢Jane Birkin Breaks The Worlds Record For Most Expensive Bag
oh,maybe this instruction should be put before the second one. Louis Vuitton, made of superior material and best handcraft, have dreamed up a grand Parisian adventure from the back of a ugg boots on sale scooter for Louis Vuitton http://cheapuggsbootssale.webs.com - ugg boots on sale Spring Summer 2011 Cabas Denim. Taking the Louis Vuitton bag makes http://uggsbootsusa.overblog.com - ugg usa a attractive shopping and coll summer.

A quick stiffens the material on the watch's screen, apart from the areas that directly from http://theuggbootssale.webs.com#EiuxS - ugg boots sale the brand Replica Gucci Leather Handbags order to black ink due to http://mensuggboots.webs.com#NuUSy - my home the facility that are of a resolution. A certain amount of money every year goes straight to my charity and it will continue to after my death. So that rather trivial piece of heavy luggage has done a lot of good in the world. Cronan welcomes this winter's purple trend. Certain clothes look better with more volume or fabric.

Fashion mistakes women often make "Losing your personal model while trying towards copy runway trends" is a bad move, says Cronan. As for "copy" thetraditional Birkin Hermes Birkin bag and the absence of any significantvalue, among many other bad, or was there. Hermes Birkin bag is thatit covers the skin, taking advantage of each http://uggkensingtonboots.bestoutletol.com - click here

Name *:
Email *:
Code *:

Copyright www.sienconsultant.com © 2016 |
Checkpagerank.net